Pimpinan Pengasuh Pondok Pesantren Kalangsari Cijulang Pangandaran

DSCN0297

KH. Bahrudin merupakan generasi ketiga dari beberapa rentetan Pengasuh Pondok Pesantren Kalangsari. Pengasuh pertama yaitu Raden KH. Abdul Majid (Agan Didi), wafat pada usia 75 tahun pada tahun 1960 M. Pegasuh kedua yaitu KH. Tasdikin yang merupakan ajengan pilihan KH. Abdul Majid untuk meneruskan estapet perjuangan Pondok pesantren Kalangsari. KH. Tasidikin wafat pada tahun 1995.

KH. Bahrudin pergi mesantren dari pesantren satu ke pesantren yang lainnya. Beliau pernah mesantren di Tasikmalaya selama 7 tahun yaitu di Pesantren Sumelap sekitar 3 tahun, kemudian ke Pesantren Condong Cibeureum selama 3 tahun, kemudian pindah ke Pesantren Plered Tasikmalaya. Beliau ahli dalam bidang Fiqih, Ngerab, Ilmu Arud, Matek, Bayan, Maani, Nahwu dan Sharaf.

Beliau Kelahiran di Cimerak 24 April 1921. Beliau menikah dengan Emuniah tahun 1945 dengan memiliki putra Drs. H. Syofyan Tsaori, Drs. Anwar Tsanusi, Drs. Arifin, Hj. Entin Mutaabidah, S.Pd,I, Drs. H. Purkon, Hj. Lilis Solihah, S.Ag. Kemudian Ibu Emuniah meninggal dan nikah dengan Muroh dan memiliki putra: Umar Basri, S.Pd.I, Saepul Millah, S.Pd.I, dan Taufik Hidayat, S.Ud.

Tentang santrikalangsari

Pesantren kalangsari mendidik menjadi santri berprestasi dan berakhlakul karimah
Pos ini dipublikasikan di Profil dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s